Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Life.

Daily Log di Instagram

Walaupun udah sepuluh tahun saya punya blog ini tapi sampai sekarang saya belum pernah berhasil posting secara konsisten. Kadang sebulan langsung banyak, kadang berapa bulan ga nulis apa-apa. Mungkin karena blog itu nulisnya perlu usaha lebih. Kalau dulu sebelum sosial media booming , absen nulis karena ga sempat nyalain komputer, kalau sekarang untuk cerita harian merasa lebih cocok cerita di sosial media. Lebih praktis dan interaktif. Sesuka-sukanya saya blogging , sampai sekarang masih belum jadi prioritas pertama. Dua minggu terakhir saya lagi rajin cerita di feed Instagram . Tiap hari satu foto dan caption yang lumayan panjang. Bangga sih karena udah lebih dari lima belas hari saya ga pernah bolong posting . Terbukti kalau usahanya ga besar saya cukup bisa konsisten. Jadi nampaknya saya bakalan lebih sering cerita di Instagram. Kalau ada cerita yang panjang dan lebih ada manfaatnya baru nanti saya tulis di blog. Sekian update singkat hari ini. Semoga semua sehat selalu, t...

Tahun Baru 2018 dan Memori 2017

Selamat tahun baru semuanya! Pergantian tahun baru kemarin kami rayakan dengan tidur di rumah. Sebenarnya dari sore sampai jam 10 malam saya, Ru, dan Haha berkumpul dengan keluarga besar saya di Apartemen FX, Sudirman. Sengaja pulang sebelum pergantian tahun karena Ru dan Haha sudah tidur. Sebagai ganti perayaan tahun baru, kami foto keluarga di hari pertama 2018. Ini foto keluarga berempat pertama yang lumayan bener (sebelumnya cuma pernah wefie). Selamat tinggal peluk tiga-tigaan, selamat datang peluk empat-empatan. Memori di 2017 Yang paling berkesan di tahun 2017 tentu saja bertambahnya anggota keluarga kami . Saat tahun baru 2017 saya belum hamil, juga tidak membayangkan akan segera menambah anak. Kejutan yang menyenangkan.

Anggota Keluarga Baru

Bulan lalu anggota keluarga kami resmi bertambah. Lebih cepat dari perkiraan saya dan Bi. Tapi sesuai dengan keinginan Ru agar ade cepat lahir. Alhamdulillah semua sehat dan lancar. Perkenalkan ini baby Haha. Tentu saja bukan nama sebenarnya. Ceritanya untuk menjaga privasi biar pas gede ga protes ke mamanya kenapa cerita macem-macem di dunia maya. Gimana mirip ga sama Ru pas baru lahir ? Sekarang saya masih dalam tahap menyesuaikan diri dengan rutinitas baru. Karena itu cerita lengkap tentang proses kelahiran Haha menyusul ya. Thanks for reading!

Proyek Rapi-rapi Mainan

Percaya ga kalau pengaturan rumah dan interior berpengaruh dengan cara hidup penghuninya? Saya percaya. Ini juga yang bikin saya suka banget sama desain interior apalagi rumah. Beberapa bulan lalu, (iya udah lama memang, tapi belum diceritain aja di sini) saya memutuskan untuk beresin mainannya Ru (3 tahun). Semua mainan Ru disimpan di ruang keluarga dalam dua keranjang dan dua lemari mainan yang semuanya saya beli di IKEA . Sebelumnya mainan-mainan ini dikelompokkan berdasarkan ukuran. Tapi Ru selalu kesulitan mencari mainan yang dia mau. Setiap mau main Ru menumpahkan semua mainan ke lantai. Hasilnya ruang keluarga saya selalu ekstra berantakan sampai jalan saja susah.

Ternyata Ru Belum Besar

Belakangan ini saya merasa Ru (3 tahun 5 bulan) sudah jadi anak besar. Badannya semakin tinggi dan kemampuannya pun banyak bertambah. Ditambah dia selalu ingin ikut di setiap pembicaraan saya dan Bi, suami saya. Tapi eh tapi kadang Ru melakukan beberapa hal yang menyadarkan saya kalau Ru tidak 'sebesar' kelihatannya. Nama Hari Bi : Ru, minggu depan papa mau pergi lama ya. Perginya jauuh sekali naik pesawat. Ru sama mama ya, dari hari Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, sampai Minggu lagi. Ru: (diam sejenak) itu nama-nama hari... (pakai nada) Yaaah ga ngerti deh kayaknya anaknya.

Turning 30

When I was younger, I saw 30 year-old-people really old. They are busy, have plenty of responsibilities, and less fun. Last week I turned 30, surprisingly I do not feel that old. Yes I probably have a lot more responsibilities than 20-year-old-me, I meet friends a lot less, but hopefully I do not enjoy life less. I guess this is a perfect moment to stop and look at my life: what i am grateful for, what i learned, and what i wanted. What I am grateful for Being a wife and a mom is a life changing situation. It is a lie if I said everything about it is happiness. But what is happier than woke up on your birthday with two favorite people smiling at you with a cake and presents and showed you how much important you are for them.

Proyek Sampul Buku

Salah satu kelebihan ga bekerja lagi adalah saya punya banyak waktu untuk melakukan apapun yang saya mau. Salah satunya saya lebih sadar tentang 'hidup sederhana'. Misalnya menerapkan prinsip 'spark joy' ala Kondo Marie dan mengurangi sampah seperti para penganut zero waste . Suatu hari saya sadar bahwa salah satu cara tidak merusak bumi adalah memperpanjang umur suatu barang. Padahal selama ini saya kurang apik menjaga barang. Untung tidak ada kata terlambat untuk memulai hal baik. Saya pun memutuskan untuk mulai dengan barang kesukaan saya: buku. Selama ini buku-buku saya disimpan di lemari buku tertutup agar bebas debu. Namun tidak saya sampul. Buku Ru anak saya malah disimpan di lemari terbuka. Akibat sering dibaca dan dibawa-bawa banyak buku yang sampulnya terlipat bahkan robek.

Anniversary dan Kejutan

Ga terasa sudah lima tahun saya menikah dengan Bi. Harusnya pertanda baik ya kalau bisa bilang ga terasa. (Kalau mau baca cerita anniversary tahun-tahun sebelumnya: anniversary pertama , kedua , ke empat .) Berhubung tahun ini kami tidak merencanakan liburan, karena masih harus menyesuaikan budget karena saya tidak lagi bekerja, saya meminta Bi untuk cuti. Daripada cutinya tidak terpakai. Ga ada agenda perayaan khusus sebenarnya. Saya cuma ingin punya quality time berdua saja. Untung bahasa cinta saya dan Bi jika berdasarkan buku Five Language of Love sama-sama quality time .

Fotografer Keliling

Beberapa hari yang lalu Ru (2.5 tahun) tumben-tumbenan ikutan saya nonton Discovery Channel. Tiba-tiba dia terinspirasi untuk pegang kamera seperti di TV. Ru tau dimana saya menyimpan kamera dan meminta saya membuka kunci lemarinya. Akhirnya sekalian saja saya ajarkan cara memakai kamera. Ru tersenyum lebar ketika berhasil dengan jepretan pertamanya. Lalu saya sarankan Ru foto-foto benda-benda di sekeliling rumah yang menurutnya menarik. Ia pun berkelana ke halaman belakang, tempat cucian, sampai  ke depan rumah. Saya selalu senang kalau Ru punya kegiatan baru di rumah. Jujur saya kadang bingung harus ngapain lagi yang seru bareng Ru. Seringnya sih Ru asik aja sama mainan yang sekarang ada, tapi saya suka bosen nemeninnya. Lagipula kalau itu itu aja kok kayaknya kurang bervariasi untuk perkembangannya Ru.

Merayakan Tahun Baru 2017

Di balkon lantai 29 di hotel kawasan Ancol, Saya, Bi, dan Ru - suami dan anak saya, menyaksikan matahari terbenam terakhir di tahun 2016. Kami berada di sana karena eyang uti saya, seperti yang pernah saya ceritakan di sini , ingin melihat pesta kembang api.

Video Youtube Pertama

Beberapa hari yang lalu saya untuk pertama kalinya upload video di Youtube. Juga perdana meng- edit video dengan Adobe Premier. Walaupun hasilnya sederhana banget tapi saya bangga. Rencananya saya mau sering-sering upload video sebagai back up dan mempermudah akses saya, Bi, dan Ru nonton video tentang kehidupan kami sendiri. Soalnya sayang aja kalau cuma disimpen di komputer di file yang pisah-pisah. Jadinya malah ga pernah ditonton dan kurang berharga rasanya.

Probation

Three months has passed since I resigned from my work. I knew it won't be easy, and it is not. There are always good and bad things in every choice that we make.  I rarely share my every day life and thought in this blog, because I think it won't give any advantages to people who read it. But posting only about vacations and weekends feels like a lie to me. My life is not always full of happiness and new places, but I guess our usual everyday life makes us treasure holiday and free time more. So here it is. Hopefully I won't share this kind of things too much.

Hejdå IKEA, Hello Home

Untuk saya, lebaran tahun ini lebih spesial dari biasanya. Bukan karena kualitas ibadah saya (sayangnya), tapi karena mulai lebaran kemarin saya tidak lagi bekerja sebagai desainer interior di IKEA. Sejak dulu saya selalu ingin bekerja di IKEA, yang juga pernah saya tuliskan di sini . Bersyukur tentunya karena kesempatan itu kemudian datang. Banyak hal yang saya pelajari dan banyak orang menyenangkan yang saya temui di sana. Namun, semua hal ada akhirnya. Work-Life Balance  sangat sulit dicapai karena lokasi rumah dan kantor yang cukup jauh. Saatnya mengucapkan selamat tinggal. Hari terakhir. Goodbye small but strong team! Minus Angel, Ayu, Dennis. Ibu bekerja, ibu rumah tangga Tentu saja salah satu pertimbangan saya berhenti adalah Ru, anak saya. Ibu bekerja atau ibu rumah tangga, kedua predikat yang saya rasa tidaklah penting. Menurut saya yang penting adalah menjadi ibu yang bahagia. Saya selalu percaya bahwa ibu yang bahagia bisa membuat anak-anaknya juga bahagia. ...

Interview Kerja Saat Hamil

Kejadian ini sebenernya sudah hampir dua tahun yang lalu. Waktu itu saya janji sama diri sendiri buat nulis di blog, tapi ya dasarnya saya suka sok sibuk, baru sekarang deh sempet nulis. Jadi, waktu itu saya pernah cerita di sini kan tentang pengen kerja di perusahan furnitur yang hobinya bagi-bagi katalog itu. Nah, kebetulan untuk pertama kali tokonya mau buka di Indonesia. Saya pun ngelamar. Ga ada kabar, yang ada malah kabar baik kalau saya hamil. Tiba-tiba saya dipanggil interview. Deng deng, gimana nih, emang mereka mau ya nerima ibu hamil, pikir saya. Kebetulan salah satu sahabat saya, waktu itu mulai kerja saat baru hamil. Saya pun nanya apa dia ngaku sedang hamil saat interview. Sebenernya perusahaan ga boleh ga nerima karyawan karena hamil, tapi ya siapa yang tau kan. Temen saya lalu bilang dia baru tau hamil setelah diterima. Lagipula sebelumnya udah diinfokan kalau hamil sebelum satu tahun kerja cuti melahirkan dianggap unpaid leave. Lah dia curang udah diterima. Hehe...

A Glimpse of My Current Life

I miss writing. That is how i feel lately. It is ironic, when you have zillions things to do and million stories about it, you don't have enough time to write. But when you have nothing to do and want to write, you have no idea what to tell. Nowadays, I am still struggling with working-mother things. I need to cook for baby Ru and monitor what he did on daily basis but I also have a busy work in my workplace. Oh, and I am craving for some me time. Being perfect is not an option. I run out energy everyday. I even missed some dinner because I was too tired and slept instantly when I touched my bed. Sometimes, I have no idea how other working mom survive. For me, these past 6 months was like a roller coaster. It was fun but tiring. Some days were so tough I wanted to give up. Some days nice and manageable. One thing to keep in mind, from one of my favorite song in high school, 'but don't forget enjoy the ride' :) My mind are full with these two.  Tips and...

Cerita Melahirkan

H-2, Tragedi Comberan "Jatuh dimana bu? Kok bisa?" tanya dokter kandungan saya dengan muka agak khawatir. Saya nyengir-nyengir dulu sebelum jawab. Supaya bu dokter tau sebenernya saya ga merasa apa-apa. *** Pagi itu sesuai saran dokter, saya jalan pagi. Entah kenapa saya pengen lewat rute yang lain dari biasanya. Sebagian rutenya lewat jalan besar. Jalannya memang ga ada trotoar. Tapi saya pikir asal hati-hati ya tidak berbahaya. Ketika saya jalan, tiba-tiba ada rombongan truk tentara super ngebut. Serem banget rasanya sampai kayak mau menyerempet pejalan kaki. Imbasnya, angkot-angkot di belakangnya latah ikut-ikut ngebut dengan kecepatan kayak di tol. Saya punya dua pilihan, melipir ke got atau keserempet angkot. Saya pilih yang kedua karena sepertinya lebih aman. Detik berikutnya saya merasa kaki saya tergelincir masuk got. Comberan lebih tepatnya, karena warna dan baunya di level 10 dari 10. Kejadiannya lumayan cepat, entah gimana saya udah jatuh tersungkur de...

Selamat Datang di Dunia Baby Ru

Baca judulnya ketebakkan saya mau cerita apa. Yup yup betul sekali! Akhirnya setelah 38 minggu di dalam perut, si ade bayi lahir juga. Alhamdulillah. Karena sudah lahir, maka sebut saja sekarang namanya Baby Ru. Nama aslinya sengaja rahasia karena orangnya masih bayi jadi   ga bisa ditanyain apa namanya boleh ditulis di blog ini atau ngga.   Jadi ini dia penampakan anak laki-laki saya dan Bi saat baru lahir. Ganteng ya.. Please bilang ganteng.. Hehe Sekarang umurnya sudah sebulan lebih. Beritanya telat banget ya. Harap maklum, saya masih lumayan bingung dengan rutinitas baru sejak punya anak. Boro-boro deh sempet nulis blog. Ditambah si mbak yang pulang kampung dan tak kembali. Malah curhat. Untuk cerita proses kelahirannya di postingan berikutnya ya. Moga-moga sempet. ( UPDATE : Ini cerita kelahiran baby Ru ) Moral - Ya ga ada, cuma mau sekilas info aja kok

Belanja Bayi – Mae Bebe dan Fany Baby Shop

Sejujurnya saya sama sekali ga ahli tentang perbelanjaan barang bayi. Juga bukan tipe ibu-ibu yang rajin bandingin harga antar toko. Pengen cerita aja pengalaman belanja perlengkapan bayi. Pertama kali namanya juga. Biasanya cuma beliin kado bayi yang saya ngarang-ngarang aja kira-kira mereka butuh apa. Saya baru belanja setelah masuk 7 bulan kehamilan. Walaupun sebelumnya udah curi start beli stroller dan clodi . Bermodalkan baca-baca di internet, sesi belanja ini terbagi dua. Sesi pertama sama si mama, yang kedua sama suami saya si Bi. Mae Bebe Jl. Bintaro Utama V, EA- 1/5 Bintaro Jaya 5 Telp 021-7358421 (di depan kampus STAN Bintaro sektor 5) (photo via  ukiranaelok  ) Awalnya si mama ngajakin untuk belanja di mangga dua aja. Di tempat punya temen SD nya. Tapi karena saat itu Jakarta lagi banjir-banjirnya, saya usul ke tempat yang lebih dekat. Diputuskanlah untuk belanja di Mae Bebe Bintaro yang konon katanya lebih murah. Berbekal lis hasil browsing , saya...

Senam Hamil di RS Puri Cinere

Akhirnya saya dapat lampu hijau dari dokter untuk ikut kelas senam hamil. Sebelumnya masih dilarang karena posisi bayi yang terlalu di bawah dan perut saya yang sering kontraksi. Sengaja senam di Puri Cinere karena dekat rumah. Senam di rumah sakit ini diadakan setiap hari sabtu jam 10 pagi. Biayanya lima puluh ribu rupiah sekali datang. Ada dua sesi setiap pertemuan. Sesi pertama adalah pemberian materi seputar bayi dan melahirkan, sesi kedua senam. Pertama kali saya ikut materi nya adalah tentang gizi untuk ibu hamil. Kedua kali mengenai pijat bayi. Untuk tahu materi setiap minggunya, harus telpon dulu pagi-pagi sebelum kelasnya dimulai. Saya lumayan senang ikut kelas senam hamil. Di sini saya jadi lebih tahu mengenai persalinan. Kalau kontrol dokter kan biasanya hanya di cek keadaan bayi dan ibunya. Untuk persiapan persalinan sama sekali tidak pernah dibahas. Doakan ya saya bisa melahirkan normal dan lancar. Caesar mahal. Haha. Moral Beberapa hal yang saya ketahui...

2nd Anniversary - Home

Last Monday was our second anniversary. Unlike last year , we didn't celebrate it in a fancy way. First because it was on Monday, second because I am 9 months pregnant, tired most of the time, and unable to do a lot of things. Bi went home quite late that day. Surprisingly, he bought a bouquet of white roses and strawberry cheesecake. I was so happy. I didn't expect him to do such a sweet act on our anniversary because he is not a romantic guy. We had dinner, shared story about what we did that day and ate the cheesecake. It was a simple celebration, but i enjoyed it. :)