Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label ru

Hamster, Peliharaan Pertama Ru

Sudah sejak lama Ru (3 tahun 7 bulan) ngidam punya binatang peliharaan. Ga kaya ibunya dia suka banget sama bintang. Semua binatang, apa aja suka. Makanya dia minta binatang peliharaannya juga macem-macem. Mulai dari anak buaya, ular, kucing, sampai hamster. “Bukan kobra kok mama,” bujuk Ru biar boleh pelihara ular. Yang tentunya tetep ga dibolehin. Akhirnya Bi setuju untuk beliin Ru hamster, dengan syarat Ru lulus potty train . “Lama sekali mama Ru boleh beli hamsternya,” kata Ru suatu kali. Memang sudah berbulan-bulan Ru belum juga dibelikan hamster. Soalnya anaknya masih aja sering ngompol. Sampe akhirnya sekitar sebulan lalu Ru udah hampir ga pernah ngompol lagi, hanya sesekali saat tidur.

Yuk Main : Menggambar dengan Kapur

Beberapa hari belakangan Ru (3 tahun 9 bulan) lagi senang gambar-gambar pakai kapur. Gambarnya di lantai teras belakang. Senang deh lihatnya. Soalnya baru-baru aja Ru tertarik gambar. Dulu setiap diajak gambar cuma tahan beberapa detik. Yang paling saya suka, Ru gambar orang yang katanya itu mama. Saya: Papa Bi, liat deh Ru gambar mama. Bagus ya, mirip! Bi : Iya mirip. Ru : Ga mirip! Sama! Kirain anaknya rendah diri, ternyata percaya diri berlebih. Hehe.

Naik Excavator di Builder’s Zone Amazone, AEON BSD

Sejak kemunculan Kids@work di Gandaria City tiba-tiba saja mainan kendaraan konstruksi jadi mudah ditemukan. Salah satunya di AEON BSD. Builder’s Zone namanya. Sebenarnya Ru (3 tahun) sudah beberapa kali main di sini, tapi baru sekarang saya pengen nulis tentang playground ini. Biaya dan Sistem Bermain Builder’s Zone merupakan bagian dari playground Amazone. Namun di AEON lokasinya terpisah. Untuk main di sini menggunakan kartu Amazone. Satu kali bermain biayanya 20 ribu. Caranya tinggal digesek di sisi kendaraan mainan, sama seperti mainan lainnya di Amazone.

Ternyata Ru Belum Besar

Belakangan ini saya merasa Ru (3 tahun 5 bulan) sudah jadi anak besar. Badannya semakin tinggi dan kemampuannya pun banyak bertambah. Ditambah dia selalu ingin ikut di setiap pembicaraan saya dan Bi, suami saya. Tapi eh tapi kadang Ru melakukan beberapa hal yang menyadarkan saya kalau Ru tidak 'sebesar' kelihatannya. Nama Hari Bi : Ru, minggu depan papa mau pergi lama ya. Perginya jauuh sekali naik pesawat. Ru sama mama ya, dari hari Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, sampai Minggu lagi. Ru: (diam sejenak) itu nama-nama hari... (pakai nada) Yaaah ga ngerti deh kayaknya anaknya.

Danau Kaolin, Belitung

Berbeda dengan pertama kali , tidak banyak tempat yang saya kunjungi di trip ke Belitung kali ini meskipun waktunya sedikit lebih lama (4 hari 3 malam). Tiga hari pertama dihabiskan di Pantai Tanjung Tinggi diselingi ke Rumah Keong sebentar. Hari terakhir pesawat saya dan keluarga siang, masih sempat untuk berkunjung ke Danau Kaolin. Danau Kaolin ini lokasinya sejalan dengan bandara. Bagus sekali untuk tempat foto-foto. Namun sebenarnya perasaan saya agak campur aduk, karena di balik keindahannya sebenarnya danau ini adalah bekas tambang kaolin yang dibiarkan begitu saja dan akhirnya membentuk danau. Untungnya untuk masuk ke area Danau Kaolin tidak dikenakan biaya apapun. Jadi saya tidak merasa ikut berkontribusi merusak bumi.

Rumah Keong Belitung

Rumah Keong atau Dermaga Kirana berlokasi di Gantung, Belitung Timur. Merupakan bangunan seperti keong dari rotan sintetis di atas dermaga pada danau bekas galian. Di tempat ini terdapat penyewaan perahu, namun saat kami berkunjung, air di danau sedang kering sehingga tidak beroperasi. Untuk masuk ke area Rumah Keong dikenakan biaya lima ribu rupiah per orang. Kami hanya sebentar di tempat ini. Sebab selain berfoto tidak ada yang bisa dilakukan lagi. Saran saya tidak perlu jauh-jauh ke Gantung kalau hanya ingin melihat objek wisata ini. Bolehlah kalau menjadi bagian dari trip keliling Belitung Timur seperti mengunjungi Museum Kata , Pantai Nyiur Melambai , Kampung Ahok, dan Replika Sekolah Laskar Pelangi. Sepuluh sampai lima belas menit di tempat ini saya rasa cukup.

Liburan ke Pantai Tanjung Tinggi, Belitung

Tahun lalu saat liburan ke Belitung saya merasa kurang puas main di Pantai Tanjung Tinggi . Padahal pantainya sepi, bagus, dan bersih. Alhamdulillah tahun ini saya dan keluarga bisa ke Belitung lagi. Horee! Saatnya puas-puasin main di pantai. Hotel Lor IN Tidak banyak penginapan yang ada di sekitar Pantai Tanjung Tinggi. Salah satu yang terdekat dengan pantai adalah Hotel Lor IN. Lokasinya persis di seberang pantai. Tahun lalu saya juga menginap di sini. Dua kali menginap villanya selalu ramai. Namun entah mengapa pantainya tetap sepi. Serasa di pantai pribadi.

Museum Bhakti TNI, Cilangkap

'Ru mau ke kantor eyang papa, di kantor eyang ada tank!' Selasa lalu Ru (3 tahun) ikut eyang uti ke kantor. Sama saya dan mbaknya Ru tentunya. Iseng aja pengan ajak Ru jalan-jalan ke Markas Besar Tentara Republik Indonesia (TNI) sebelum eyang pensiun. Sekalian ke Museum Bhakti TNI yang ada di sana. Masuk Museum Bhakti TNI Mungkin tidak banyak yang tahu tentang museum ini, sebab letaknya ada di dalam Markas Besar TNI, Cilangkap. Untuk masuk ke area tersebut harus melawati pos penjagaan dan pemeriksaan kendaraan. Berhubung mama saya kerja di sana jadi hanya diperiksa cepat saja mobilnya seperti masuk mal, untuk orang umum saya kurang tahu prosedurnya. Lokasi museum ini tak jauh dari pos penjagaan. Di depannya terpampang pesawat tempur, tank, dan kapal perang.

Main Binatang di BFC Mini Farm, Bintaro

Tiap akhir pekan saya dan Bi punya agenda untuk ajak Ru jalan-jalan. Salah satunya bertujuan menghabiskan energinya Ru yang ga ada habisnya. Sejak lahir mbak yang bantu ngasuh Ru memang ga kami suruh masuk kalau akhir pekan. Dengan jalan-jalan kami berdua lumayan ga terlalu capek karena paling ngga Ru seringnya tidur di mobil. Minggu lalu Ru (3 tahun) minta lihat kuda. Gara-gara habis nonton di TV. Setelah dipikir-pikir kayaknya lebih seru ke tempat yang binatangnya lebih beragam. Akhirnya kami pergi ke Bintaro Fish Center Mini Farm (BFC Mini Farm). Saya tahu tempat ini dari google dan pernah nonton liputannya sekilas di TV.

Weekend: Pantai Anyer, Banten

Salah satu kegiatan yang Ru (3 tahun) paling suka adalah main pasir. Makanya waktu mama saya mengajak liburan ke Anyer saya langsung setuju. Ga tanggung-tanggung dua bulan terakhir kami ke pantai Anyer sampai dua kali. Salah satunya untuk puas-puasin liburan sama dua ponakan saya, Freya dan Cleo yang Agustus ini berencana pindah ke Belanda. Sejak kecil saya sering banget ke pantai yang lumayan dekat dari Jakarta ini. Mama saya pun sudah hafal villa mana saja yang pantainya bisa dipakai berenang. Sedikit info, sebagian besar villa yang ada di Anyer pantainya berkarang, tidak bisa dipakai renang. Di bulan Juni kami menginap di The Jayakarta Anyer Beach Resort sementara bulan depannya kami menginap di Pondok Pantai Tambang Ayam 3K.

IndoBuildTech, Ru, dan Kendaraan Berat

"Hari ini kita ke IndoBuildTech ya," kata Bi di suatu hari minggu bulan lalu. Sudah lama pasti Bi merencanakannya, tapi tidak merasa perlu memberitahu saya. Bagi yang ga tahu, IndoBuildTech adalah pameran tahunan mengenai industri bangunan dan interior. Sebagai desainer interior, Bi selalu datang setiap tahun, sementara saya datang kadang-kadang saja kalau sempat. Biasanya Bi ke sana bersama teman-teman kantornya, makanya saya berasumsi tahun ini pun akan demikian. Entah apa yang membuat tahun ini berbeda. Kali ini kami mengajak anak kami Ru (3 tahun). Pertama karena memang ga ada yang bisa jagain kalau hari minggu, kedua karena Bi yakin akan ada kendaraan berat seperti tahun lalu. Ru adalah penggemar kendaraan berat.

Fotografer Keliling

Beberapa hari yang lalu Ru (2.5 tahun) tumben-tumbenan ikutan saya nonton Discovery Channel. Tiba-tiba dia terinspirasi untuk pegang kamera seperti di TV. Ru tau dimana saya menyimpan kamera dan meminta saya membuka kunci lemarinya. Akhirnya sekalian saja saya ajarkan cara memakai kamera. Ru tersenyum lebar ketika berhasil dengan jepretan pertamanya. Lalu saya sarankan Ru foto-foto benda-benda di sekeliling rumah yang menurutnya menarik. Ia pun berkelana ke halaman belakang, tempat cucian, sampai  ke depan rumah. Saya selalu senang kalau Ru punya kegiatan baru di rumah. Jujur saya kadang bingung harus ngapain lagi yang seru bareng Ru. Seringnya sih Ru asik aja sama mainan yang sekarang ada, tapi saya suka bosen nemeninnya. Lagipula kalau itu itu aja kok kayaknya kurang bervariasi untuk perkembangannya Ru.