Langsung ke konten utama

Belanja Mainan Murah di Korea

Dongdaemun Stationery and Toys Alley, Seoul, Korea
Sesuai namanya tempat belanja di daerah Dongdaemun ini menjual alat tulis dan mainan yang katanya murah. Sebagai orang tua sayang anak, saya dan Bi, suami saya, menyempatkan berkunjung ke sini dalam kunjungan singkat kami ke Seoul.

Lokasinya tak jauh dari pintu keluar subway. Waaah senang sekali melihat pasar yang isinya cuma alat tulis dan mainan aneka rupa.







Seungjin Toy ìŠ¹ì§„ì™„êµ¬


This special photo by Yoon So Jung, Korea.net Saya lupa foto tokonya dari depan.
Tujuan utama kami ke sini adalah toko mainan Seungjin Toys (승진완구), salah satu toko paling lengkap dan menjual Lego dengan harga cukup murah. Berkat spanduk Lego yang ada di depannya kami berhasil menemukan toko ini walaupun ga bisa baca tulisan Korea.

Masuk ke sini seperti masuk dunia lain. Mainannya banyak sekali. Tokonya tidak sekecil yang terlihat dari luar, di dalamnya bertingkat 4. Efeknya kami jadi bingung mau beli apa karena banyak sekali pilihannya.

Awalnya kami berencana membeli Lego, memang harganya lebih murah dari Lego yang dijual di tokopedia (yang sudah jauh lebih murah dari di toko resminya), namun perbedaan harganya tidak terlalu signifikan. Salah satunya karena saat itu kurs won sedang tinggi. Akhirnya kami tidak jadi membeli Lego dan malah membeli mainan lain buatan Korea.

Sayangnya saat kami ke sini, Ru (2 tahun) belum terobsesi sama construction vehicle, padahal ada banyak banget mainan alat berat. Selain itu mainan yang ada beneran komplit, mulai dari sepeda, board game, puzzle, mainan anak perempuan, dan masih banyak lagi. Asal negaranya juga cukup beragam, ada yang produk Korea, Swedia, Cina, Amerika, dan lain-lain.

Di toko ini setiap mainan tidak ada label harganya. Sebagai gantinya di beberapa titik disediakan komputer untuk mengecek harga dari barcode. Lumayan ribet sih mondar-mandir cek harga. Tapi seru juga.

Stationery Shop
Sebagai pencinta alat tulis saya cukup antusias ke Dongdaemun Stationery and Toys Alley. Sebagai bonus kali aja sambil beli mainan saya dapet alat tulis lucu. Kenyataannya untuk dapet yang lucu harus ngubek-ngubek toko-toko di sini. Ya maklum, namanya pasar bukan designer shop. Cuma kalo sabar dan gigih ada kok yang lucu.

Moral, Tips, & Trik
- Belanja di Dongdaemun Stationery and Toys Alley ini seru banget menurut saya. Rada-rada mirip Pasar Pagi Mangga Dua sih, cuma di luar ruang sama barangnya banyak barang Korea.

- Saya saranin beli produk Korea saja yang ga ada di Indonesia

- Dongdaemun Stationery and Toys Alley ini adalah bagian dari Dongdaemun Market.

- Cara ke tempat ini: Naik subway line 1 atau 4, turun di Dongdaemun Station, keluar di Exit 4.  Jalan lurus, belok kanan di belokan kanan kedua. Jalanan itu adalah Dongdaemun Stationary and Toys Alley. Happy Shopping!


SELANJUTNYA >> Berkunjung ke Dongdaemun Design Plaza by Zaha Hadid
SEBELUMNYA>> Belanja Oleh-oleh di Insadong, Seoul, Korea

Komentar

  1. Waaa seru banget ni tempatnya mba. Super noted deh klo ke Korea. Siap2 nambah koper :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha iya korea menggoda bgt buat belanja ;)

      Hapus
  2. Balasan
    1. aku pun juga pengen ke sini lagi. hehe.

      Hapus
  3. Mba mau tanya, untuk ke posisi yang banyak toko mainan ini keluar nya di exit brp yah? Trus mainan yang dijual disana itu asli made in Korea atau campur yg made in China, misal Tayo the little bus gitu? Thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. exit 4.. campur2 mbak, ga cuma made in korea..

      Hapus
  4. Batasan beli mainan di korea masuk indonesia kalau g kena pajak berapa ya? Pengen beli tayo sm robocar poli pas kesana

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah saya juga kurang tau. waktu itu ga beli banyak dan kotaknya ga dibawa pulang.

      Hapus
  5. hiks, aku jadi makin mau kekorea.. terimakasih kak infonya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perlukah Insisi Tongue Tie

Ru sudah bukan bayi lagi, tapi pengalaman menjadi ibu baru dan mengurus bayi sangat membekas bagi saya. Itulah mengapa sekali-kali saya bercerita cerita lampau di sini. Siapa tahu ada ibu baru yang mengalami hal serupa dan bisa belajar dari pengalaman saya. Salah satunya adalah tentang tongue tie , salah satu hal yang sempat ditanyakan beberapa teman saya paska melahirkan. Hampir tiga tahun lalu Ru lahir di Rumah Sakit Puri Cinere. Rumah sakit ini pro ASI. Setelah melahirkan, saya dan Ru tidak hanya dikunjungi oleh dokter kandungan dan dokter anak, tapi juga dokter laktasi. Dokter spesialis menyusui datang dan memeriksa apakah cara menyusu bayi sudah benar dan adakah masalah dalam menyusui. Juga mengajarkan posisi menyusui yang benar. Benar-benar membantu karena menyusui itu ternyata tidak semudah kelihatannya. Beberapa hari setelah Ru lahir puting payudara saya lecet (maaf agak vulgar). Menurut dokter laktasi, setelah memeriksa mulut Ru, hal itu disebabkan Ru mengalami tongue ti...

Syarat Naik Pesawat saat Hamil

Dua minggu yang lalu saya dan keluarga jalan-jalan ke Belitung (lagi). Ini pertama kalinya saya naik pesawat saat hamil. Di kehamilan pertama saya gagal ke Bangkok dan tiket saya hangus karena tidak dapat izin dokter. Waktu itu memang kehamilan saya masih di trimester pertama Syarat naik pesawat untuk ibu hamil berbeda-beda di tiap maskapai. Namun trimester kedua kehamilan adalah waktu yang paling aman untuk terbang. Sriwijaya Air Untuk ke Belitung saya naik pesawat Sriwijaya air. Usia kehamilan saya saat itu 26 minggu. Syarat naik Sriwijaya air bagi ibu hamil di website adalah sebagai berikut: - Pregnancy maximum 32 week. - Submission of an approved doctor's medical certificate required. - Must sign statement letter that has been provided at the branch office or airport. Saya pun membawa surat dokter yang saya minta saat USG 4D dua hari sebelum keberangkatan. Di bandara saya diminta menunjukkan surat tersebut dan menandatangani surat perjanjian bahwa maska...