Langsung ke konten utama

Melihat Dinosaurus di Kid City, Transmart Cilandak

trex robot

Sampai sekarang Ru (2 tahun 11 bulan) masih suka sekali dengan dinosaurus. Bosenlah tapinya kalau ke taman dinosaurus di Taman Mini lagi. Jadi minggu lalu kami sengaja belanja bulanan di Transmart Cilandak karena tahu di sana ada tempat bermain anak bertema dino, Kid City.

Kid City terletak di lantai paling atas Transmart. Tempat bermain keluarga ini bertema Dino in Paris. Kombinasi tema yang agak unik memang. Jadi dinosaurusnya ada di kota Paris yang direpresentasikan dengan menara Eiffel dan poster-poster ala paris.

kidcity transmart cilandak

Tempat mainnya sendiri gabungan indoor theme park dengan food court. Untuk bermain perlu membeli kartu berisi saldo. Ada roller coaster, cho cho train dengan rel, dan aneka wahana taman hiburan lainnya. Nah beberapa permainan ini tersambung dengan robot-robot dinosaurus. Kalau wahananya bergerak dinosaurusnya pun ikut gerak.

brankiosaurus kereta

brankiosaurus

anak stegosaurus

stegosaurus
taman bermain dino

tiranosaurus

stegosaurus tanaman

Berhubung niatan kami ke sini adalah belanja bulanan, Ru tidak naik wahana apapun dan hanya berinteraksi dengan semua dino yang ada. Lagipula karena hari minggu tempat bermain ini penuh sekali. Saya pun sengaja ga foto-foto tempat mainnya secara keseluruhan karena ramai banget, malah pusing nanti yang lihat.

"Mendingan ke sini daripada ke Taman Dinosaurus. Lebih murah," kata Bi sambil nyengir.

Moral, Tip, & Trik
- Tempat ini bisa jadi alternatif wisata untuk anak-anak pencinta dino seperi Ru. Tapi jumlah dinosaurusnya tidak sebanyak Petualangan Dinosaurus TMII.

- Mudah membuat Ru senang, selama ada dinosaurus yang bisa gerak Ru pasti bahagia. Enak ya jadi anak-anak.

Komentar

  1. buat anak2 yang suka dinosaurus pasti seneng banget main disini ya... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bangett.. Beberapa dinonya sampe pada bocel-bocel dipegangin anak-anak

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Museum Kata, Belitung

Sebuah rumah warna-warni menyambut kami di pinggir jalan sepi itu. "Fiction is the new power" tertulis di sana. Menarik, pikir saya. Museum Kata ternyata lebih besar dari kelihatannya. Di dalamnya berisi tentang perjalanan Laskar Pelangi, juga tentang berbagai hal lainnya seperti tentang Belitung dan literatur dunia. Untuk pertama kalinya saya tidak terganggu dengan banyaknya tulisan yang tertempel di dinding. Biasanya museum dengan banyak tulisan dan sedikit interaksi dengan benda pamer membuat saya bosan. Namun museum ini membuat saya merasa membaca buku tiga dimensi. Saya mengagumi Andrea Hirata. Seseorang dari di pulau kecil tapi cerdas, mampu menulis dengan baik, sukses memperkenalkan kampung halamannya, dan meningkatkan perekonomian daerah asalnya lewat pariwisata. Gara-gara Laskar Pelangi Belitung lebih terkenal daripada pulau tetangganya, Bangka. Padahal pantai di Bangka juga sama cantiknya.

Playground: Kidzoona, AEON, BSD

Libur pemilu kemarin Ru main di AEON BSD sama sepupu-sepupunya, Freya dan Cleo. Tiba-tiba ke AEON karena uyutnya Ru yang lagi jalan-jalan ke sana dan pasti seneng kalau cicitnya ikut gabung. Akhirnya tiga bocah itu dibolehin main di playground karena bingung juga mau ngapain. Mainnya di Kidzoona, supaya eyang uyut bisa nontonin dari luar. Kalau Playtime dan Miniapolis tertutup jadi ga bisa dilihat anaknya lagi main apa. Kidzoona ada di dalam department store AEON bagian anak-anak di lantai 2. Tepatnya berada di ujung paling dalam. Harga Tiket dan Member Untuk main di sini ada dua pilihan waktu: 1 jam atau satu hari. Biayanya 80 ribu untuk satu jam dan 130 ribu untuk satu hari pada weekend atau hari libur. Sementara di hari kerja biayanya 50 ribu dan 80 ribu saja. Saran saya jangan pilih tiket satu hari kalau weekend . Selain mahal, playground -nya ramai.

#5. SG Trip - Peranakan Museum

( My Travel Series ) _____________ Senin, 25-1-2010 Singapore Museum Trip Day 1 (Please note that this trip happened in 2010, there are probably some changes in the museum now) Mengunjungi Museum Peranakan setelah  National Museum of Singapore  adalah suatu kesalahan. Pertama, energi saya sudah terkuras cukup banyak paska keliling-keliling di museum nasional yang sungguh besar itu. Kedua, Setelah melihat museum besar dan sangat 'wah', Museum Peranakan jadi terlihat kecil dan biasa saja. Padahal Museum Peranakan ini sebenarnya menarik. Museum Peranakan ini berisi tentang warga keturunan yang lahir di Singapura. Bagaimana ya menjelaskannya, intinya tentang beragam suku bangsa yang datang dan kemudian membangun keluarga di Singapura, asal-usul penduduk Singapura. Untuk lebih jelasnya, ini saya kasih sedikit preview lewat foto. Silahkan. Di luar Museum Peranakan Kiri: Saya sedang mendengarkan penjelasan via head phone. // Kanan: Si Ade dengan telpon k...