Langsung ke konten utama

Postingan

Video Youtube Pertama

Beberapa hari yang lalu saya untuk pertama kalinya upload video di Youtube. Juga perdana meng- edit video dengan Adobe Premier. Walaupun hasilnya sederhana banget tapi saya bangga. Rencananya saya mau sering-sering upload video sebagai back up dan mempermudah akses saya, Bi, dan Ru nonton video tentang kehidupan kami sendiri. Soalnya sayang aja kalau cuma disimpen di komputer di file yang pisah-pisah. Jadinya malah ga pernah ditonton dan kurang berharga rasanya.

Playground di Cinere - Fun Polis

Menurut berbagai penelitian bermain itu manfaatnya sangat banyak untuk perkembangan anak. Makanya saya dan Bi lumayan rajin ajak Ru (2 Tahun) main di playground . Dengan agenda terselubung bikin energi anaknya cepet habis karena kami berdua capek ngejar ke sana kemari. Ngga, Ru ga masuk kategori hiperaktif kok, tapi aktif aja.  Oktober lalu ada playground baru di Cinere, lumayan dekat dari rumah. Lokasinya ada di gedung Informa sebelah jalan Jakarta. Saya tau tempat ini dari ponakan saya Freya (5 tahun). Sehari sebelumnya dia main di sana dan cerita ke saya dengan harapan saya ajak lagi ke sana. Hari itu juga kami ajak Ru ke sana tanpa Freya. Maaf ya Fre, kita ga sanggup bawa anak dua dan males harus pulangin kamu lagi. (Kali-kali anaknya suatu hari baca blog ini) Playground ini lokasinya ada di lantai dasar menggantikan Informa di lantai itu. Desainnya, jujur saya ga suka sama sekali. Kayaknya desainernya mendalami bidang anak-anaknya cuma di permukaan aja. Tapi beda...

Namsangol Hanok Village, Seoul, Korea

Biar terasa kalau lagi di luar negeri kami pun berkunjung ke kampung tradisional Korea, atau sebutan resminya Hanok Village. Ada dua Hanok Village yang terkenal di Seoul: Namsangol Hanok Village dan Bukchon Hanok Village. Walaupun sama-sama kampung tradisional tapi kedua tempat ini menawarkan dua hal yang lumayan berbeda. Namun karena keterbatasan waktu kami pun hanya berkunjung ke Namsangol Hanok Village. 

Satu Jam di N Seoul Tower

N Seoul Tower adalah landmark kota Seoul. Lokasi nya di atas gunung tapi berada di tengah kota. Saya tidak banyak baca tentang tempat ini karena merupakan rekomendasi mama saya yang sudah pernah ke Korea.  Ekspektasi saya tempat ini seperti The Peak di Hong Kong . Nyatanya N Seoul Tower lebih sederhana. Tempat ini menawarkan penorama kota Seoul dari atas, pertunjukan tradisional gratis, dan romantisme ala Korea dengan gembok cintanya. Sesuatu yang lebih cocok dinikmati dalam waktu yang agak lama dan santai, dan bukan satu jam saja seperti kami. Kami memang terikat waktu karena hanya menyewa bus sampai jam enam sore. 

Makanan Halal di Korea - EID 이드, Itaewon, Seoul

"Makanan di Korea enak-enak banget!" begitu kata teman saya yang hobi wisata kuliner. "Tapi bukannya banyak babi?" jawab saya mengingatkan kalau saya ga boleh makan babi. Teman saya ini non-muslim.  "Iya juga ya," jawabnya agak iba karena saya jadi tidak bisa merasakan senangnya makan di Korea. Padahal saya ga sesedih itu sih. ____________ Saya kemudian menemukan sebuah restauran yang menyajikan masakan Korea tapi halal, Eid namanya. Langsung saya masukkan ke itinerary kami karena kapan lagi bisa cobain makanan Korea di Korea tanpa takut ada babinya atau pakai minyak babi. 

Museum Anak-anak, National Museum of Korea (Korea-Japan Trip, Part 1)

Kamis, 14-07-2016 ( Korea - Japan Trip)  Pesawat kami berangkat tengah malam dari Jakarta dan tiba di Incheon keesokan paginya. Sebuah bus lalu datang menjemput saya dan keluarga besar. Bus ini kami sewa sampai jam 6 sore, sudah dipesan dari di Indonesia via internet. Kami memberikan daftar tempat-tempat yang ingin kami kunjungi hari ini, perusahaan  bus tersebut kemudian mengatur rutenya dengan mempertimbangkan jarak dan kemacetan. Baik ya.  National Museum of Korea adalah tujuan pertama kami. Saya pilih karena di sini ada Children's Museum -nya dan saya pengen lihat desainnya. Hehe , alasan yang lumayan egois. Tapi keluarga saya mau juga kok, katanya pengen lihat kayak apa museum untuk anak-anak karena kan di Indonesia belum ada. Plus masuk museum gratis jadi lumayan kan bisa berhemat.

Itinerary 2 Hari di Seoul, Korea

Libur lebaran tahun ini saya dan keluarga alhamdulillah bisa jalan-jalan ke Korea. Karena tergiur promo tiket pesawat, kami membeli tiket ke Seoul dan pulang dari Osaka. Keputusan yang kemudian agak disesali karena waktu jalan-jalan kami singkat, hanya satu minggu. Singkat cerita, kami hanya punya waktu dua hari di Korea lalu lanjut ke Jepang. Saya yang buat itinerary dua hari di Seoul karena keluarga saya yang lain lebih tertarik untuk bikin itinerary di Jepang.