Langsung ke konten utama

Kuliah Lagi - Coursera

Ngga, saya ga kuliah lagi kok. Pengen si, tapi S2 mahal. Setahun yang lalu saya kangen banget kuliah. Ga sengaja ketemu website Coursera. Coursera ini menyediakan kuliah-kuliah online gratis dari berbagai Universitas di dunia. Sebenernya udah lama pengen cerita tentang web ini, tapi apadaya rasa malas yang menang. haha. 

Kuliah di Coursera ada jadwal-jadwalnya, kita ga bisa mulai sesuka hati. Setiap minggu ada tugas yang harus dikerjakan dan pada akhir kuliah ada ujian. Juga dapet semacam sertifikat kalau berhasil selesai dengan nilai di atas target. Beneran mirip kuliah biasa. Topik kuliahnya macem-macem sekali. Kebanyakan topiknya general, jadi bisa diikutin semua orang. 

Tahun lalu saya nyoba ambil dua kelas. Pertama An Introduction to Operations Management dari University of Pennsylvania. Kuliah ini oke banget, dosennya niat dan pelajarannya berbobot. Sayangnya di tengah-tengah masa kuliah, video pengajarannya ga bisa saya tonton. Gatau Coursera-nya yang eror atau komputer saya. Alhasil, kuliahnya berenti di tengah jalan. 

Kuliah kedua, Developing Innovative Ideas for New Companies: The First Step in Entrepreneurship dari University of Maryland, College Park. Kuliah ini ga banget. Topiknya dangkal dan tujuannya lebih ke jualan buku. Malesin banget deh. 

Ayo silahkan dicoba bagi yang kangen kuliah.

Moral
- Pintar-pintarlah memilih mata kuliah yang seru. Kuliah-kuliah dari Universitas 
of Pennsylvania salah satu yang menurut saya recomended. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perlukah Insisi Tongue Tie

Ru sudah bukan bayi lagi, tapi pengalaman menjadi ibu baru dan mengurus bayi sangat membekas bagi saya. Itulah mengapa sekali-kali saya bercerita cerita lampau di sini. Siapa tahu ada ibu baru yang mengalami hal serupa dan bisa belajar dari pengalaman saya. Salah satunya adalah tentang tongue tie , salah satu hal yang sempat ditanyakan beberapa teman saya paska melahirkan. Hampir tiga tahun lalu Ru lahir di Rumah Sakit Puri Cinere. Rumah sakit ini pro ASI. Setelah melahirkan, saya dan Ru tidak hanya dikunjungi oleh dokter kandungan dan dokter anak, tapi juga dokter laktasi. Dokter spesialis menyusui datang dan memeriksa apakah cara menyusu bayi sudah benar dan adakah masalah dalam menyusui. Juga mengajarkan posisi menyusui yang benar. Benar-benar membantu karena menyusui itu ternyata tidak semudah kelihatannya. Beberapa hari setelah Ru lahir puting payudara saya lecet (maaf agak vulgar). Menurut dokter laktasi, setelah memeriksa mulut Ru, hal itu disebabkan Ru mengalami tongue ti...

Cerita Melahirkan: Operasi Caesar Kedua

“Bu, lahir sekarang ya,” kata dokter kandungan saya dengan tenang. Jujur saya dan Bi kaget. Harusnya hari ini hanya kontrol rutin 37 minggu kehamilan. Mestinya sih kami tidak kaget-kaget amat. Sebulan terakhir bu dokter memang bilang ada kemungkinan harus segera dilahirkan kalau ketuban saya di bawah batas normal. Sebab cairan ketuban saya terbilang sedikit. Tapi kami yakin dan percaya itu tidak akan terjadi. Kan saya sudah minum 3 liter air tiap hari, minum air kelapa, dan Pocari Sweat seperti saran dokter. Saya juga sudah afirmasi positif bisa lahiran normal. Kenyataannya ga semua semua yang dipercaya jadi kenyataan. ( FYI saat itu indeks cairan ketuban ( Amniotic Fluid Index ) saya 8 padahal menurut dokter kandungan saya minimal 10. Seminggu sebelumnya masih 12.  Idealnya 15, kata bu dokter)

Chi Lin Nunnery dan Nan Lian Garden (HK Special, Part 5)

Minggu, 26-07-2015 Hong Kong Special Trip  Day 5 Hari terakhir di acara jalan-jalan kali ini. Huhu. Rencananya hari ini keluarga besar saya akan pergi ke Shenzhen untuk shopping dan melihat Window of the World. Saya izin untuk tidak ikut rombongan. Besok pagi kami sudah harus kembali ke Indonesia, sepertinya akan terlalu melelahkan untuk Ru (15 bulan). Akhirnya saya, Bi, dan Ru memutuskan untuk mengunjungi Chi Lin Nunnery dan Nan Lian Garden, yang letaknya berseberangan. Chi Lin Nunnery adalah kuil Budha bergaya Dinasti Tan yang awalnya dibangun pada 1934, dan dibangun ulang pada tahun 1990-an. Sementara Nan Lian Garden adalah taman bergaya klasik Cina yang juga dibuat bergaya Dinasti Tan.