Langsung ke konten utama

Postingan

Bunga Biru

Sekitar seminggu yang lalu, kalo kamu main ke meja saya di kantor, kamu akan berjumpa dengan bunga biru ini. Bunga ini habis dijadikan aksesoris untuk pemotretan cover majalah tempat saya kerja. Gara-gara saya pajang di meja, temen-temen kantor banyak yang nanya kenapa ada bunga warna biru. Saya baru tau kalo ternyata banyak juga yang gak tau kalo warna kelopak bunga bisa diganti. Nah , begini caranya: - Rendam bunga warna terang (putih misalnya) beserta tangkai di dalam air yang telah ditetesi beberapa tetes pewarna makanan (warna apa saja sesuai selera). - Tunggu sampai bunga berubah warna.(sekitar 1 hari) Sebenernya cara ini saya baca di buku widya wiyata (eh gimana si tulisannya) zaman SD. Kayaknya salah satu percobaan untuk membuktikan kapilarisme, tapi ternyata bagus juga ya buat dekorasi ruang. Hehe. Kalau yang ini saya buat pakai bunga krisan putih + pewarna biru. Beli di rawa belong. Satu iket harganya Rp10.000. Karena sesuatu dan lain hal (baca: bikinnya di mobil ya...

Di Suatu Hari Minggu

Biar hidup lebih berwarna dan lebih seru, kemarin (maksudnya beberapa hari atau minggu yang lalu) saya memutuskan untuk memfoto minimal satu hal apapun setiap harinya. Sesuatu yang menarik. Mungkin hal-hal kecil yang biasanya terlewat. atau apapun. Intinya foto.  A picture worth a thousand words . Itu alasannya. Tapi dasarnya saya. Niat hanyalah niat. Cuma dilakukan satu hari pas saya punya ide itu. Tapi biarlah. Daripada ngga sama sekali. Hehe.  Jadi ini foto-foto yang saya ambil di suatu hari minggu beberapa minggu yang lalu. Enjoy! Di suatu pameran di showroom Forme, Wijaya 1, Jakarta My favorite. Buzz and Alice. :) Orang tidur, pick up , tol, dan kecepatan tinggi. Serem Rumah hantu di La piazza, Kelapa Gading. Tertipu masuk ke dalemnya. Ga lagi-lagi! Informasi Ekstra Forme adalah showroom furnitur paling intimidating sejagad raya. Begitu datang kita bakal disambut pintu extra besar penuh ukiran yang tertutup rapat. Butuh keberanian buat buka dan masuk. Saat ma...

My Cactus Tale

Kalo kamu kira melihara kaktus itu mudah berarti kamu salah. Kalau kamu kira merawat tanaman cukup dengan sejuta kasih sayang, berarti kamu salah (lagi). Ini cerita pendek tentang kaktus-kaktus kesayangan saya yang sudah pergi mendahului kita semua. :( he he. #1 ( no name ) Kaktus pertama yang saya beli bareng ade saya. Ga punya nama karena kreativitas saya jaman itu masih kurang (jaman SMA). Dengan penuh kasih sayang, kami (saya dan ade saya) menyiram si kaktus seminggu sekali sesuai dengan petunjuk penjualnya. Kami taruh si kaktus di teras dimana sinar matahari melimpah. Tapi ternyata itu adalah pedang bermata dua. hehe. suatu hari si no name meninggal. huaaaa.... Penyebabnya adalah tampias. Si kaktus terkena banyak air hujan sampai akhirnya busuk kebanyakan air. :( #2 Prego Pendente , panggilan: Prego Kaktus kedua saya. Prego artinya sama-sama, Pendente berarti Miring. Bahasa itali. Kali ini Prego ga tin ggal di teras melainkan di jendela kamar kosan saya di Bandung. Se...

My Favorite Blogs

These are two of my favorite blogs. 1. My Milk Toof - www.mymilktoof.blogspot.com Let me introduce you to Ickle and Lardee the milk toofs... 2. They Draw and Cook - www.theydrawandcook.com Super creative recipes. Enak ga ya kalo dimasak beneran.. Lucu ya... Thanks to L (adek saya) dan S (temen kuliah/temen kp/kolega saya) yang berjasa dalam menemukan dan menunjukannya pada saya. :D

Mahatma Gandhi once said

There is nothing that wastes the body like worry, and one who has any faith in God should be ashamed to worry about anything whatsoever.  * I think I worried too much about life. I have to remember God more and try to relax.

Kunci Zuhud. Apa itu?

Apa itu zuhud? saya juga ga tahu. Yang saya tau di rumah saya, diantara foto-foto keluarga di atas rak, ada kertas berbingkai berisi sepaket kalimat. Judulnya Kunci Zuhud. Ini isinya (dimulai dengan basmallah dalam tulisan arab) Aku tahu, rizkiku tak mungkin  diambil orang lain Karenanya, hatiku tenang Aku tahu, amal-amalku tak mungkin dilakukan orang lain Maka, aku sibukkan diriku untuk beramal Aku tahu, Allah selalu melihatku, Karenanya, aku malu bila Allah mendapatiku melakukan maksiat Aku tahu, kematian menantiku, Maka, kupersiapkan bekal untuk  berjumpa dengan Rabbku (Hasan al-Basri) Walaupun saya ga tahu apa itu zuhud, dan saya pun ga tau siapa itu Hasan al-Basri, saya percaya kalo siapapun yang bikin kalimat-kalimat ini, siapapun yang mengetik dan membingkainya, siapapun yang memberikannya ke mama/papa saya, dan siapapun yang majang ini di rumah saya, pasti punya niat yang baik. Siapapun kalian, terima kasih sudah diingatkan. :) Have a nice life!

Me Time

Barusan saya nonton film You've Got Mail di TV. Sendirian. Ditemani suara hujan deras dan udara dingin karena di luar memang hujan deras.  You've Got Mail -- Film yang entah kenapa ga pernah saya tonton tanpa sebab yang jelas. Saya super suka film-film komedi romantis (yang mungkin lebih cocok disebut film-film roman picisan) Ok, masuk ke inti cerita (karena bukan film ini inti ceritanya). Saya jadi ingat betapa sukanya saya nonton film bagus (apapun jenisnya), sendirian, di sofa, di tengah hujan, dan ditemani secangkir hot chocolate . Selalu membuat saya tersenyum saat dan setelah selesai menonton. Hal sangat sederhana yang bisa membawa banyak kebahagiaan untuk diri sendiri. dan saya percaya, kalau setiap orang pasti juga punya hal-hal sederhana yang bisa membuat mereka senang. What's yours?