Langsung ke konten utama

Naik Tank di Pameran Alutsista TNI


Bulan lalu Ru (4 tahun) ribut minta lihat tank. Gara-gara dia dikasih tau om saya kalau sedang ada pameran tank di Alam Sutera dalam rangka 17 Agustus. Infonya dilengkapi foto-foto. Jadilah si anak empat tahun ribut aja minta ke sana.

Sudah beberapa bulan terakhir Ru ganti cita-cita. Dari yang awalnya kekeuh banget mau jadi pekerja bangunan, berubah mau jadi tentara. Entah kenapa bisa gitu. Saya sih curiga awalnya karena lihat tank di Museum Bhakti TNI.

Hari minggu pagi kamu semua meluncur ke Alam Sutera demi membahagiakan Ru. Seru sih karena boleh naik-naik dan masuk ke dalam semua kendaraan tempur yang dipamerkan. Selain itu pamerannya gratis, juga ada banyak pak tentara kalau-kalau pengen nanya. Saya sih ga nanya apa-apa, ga tertarik sama kendaraan tempur.





Ru senang sekali. Paling ngga untuk sementara waktu dia berenti minta ke Jerman karena mau ke museum tank. Hehe. Monggo ini dilihat versi videonya kalau tertarik.


Oiya, ini agak ga nyambung sih, tapi kali ini saya beneran memutuskan untuk upload video Youtube setiap hari Kamis minimal sampai setahun ke depan. Saya lagi pengen punya hobi baru aja karena lagi jenuh sama blog. Please subscribe, likes, atau comment ya kalau kalian tertarik sama video-videonya.

Thanks for reading!

Moral, Tips, & Trik
- Punya anak itu membuat yang ga kepikiran jadi mungkin. Mana nyangka saya akan dateng ke pameran Alutsista TNI, tertarik sedikitpun ngga.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perlukah Insisi Tongue Tie

Ru sudah bukan bayi lagi, tapi pengalaman menjadi ibu baru dan mengurus bayi sangat membekas bagi saya. Itulah mengapa sekali-kali saya bercerita cerita lampau di sini. Siapa tahu ada ibu baru yang mengalami hal serupa dan bisa belajar dari pengalaman saya. Salah satunya adalah tentang tongue tie , salah satu hal yang sempat ditanyakan beberapa teman saya paska melahirkan. Hampir tiga tahun lalu Ru lahir di Rumah Sakit Puri Cinere. Rumah sakit ini pro ASI. Setelah melahirkan, saya dan Ru tidak hanya dikunjungi oleh dokter kandungan dan dokter anak, tapi juga dokter laktasi. Dokter spesialis menyusui datang dan memeriksa apakah cara menyusu bayi sudah benar dan adakah masalah dalam menyusui. Juga mengajarkan posisi menyusui yang benar. Benar-benar membantu karena menyusui itu ternyata tidak semudah kelihatannya. Beberapa hari setelah Ru lahir puting payudara saya lecet (maaf agak vulgar). Menurut dokter laktasi, setelah memeriksa mulut Ru, hal itu disebabkan Ru mengalami tongue ti...

Weekend Project: Mengecat Furnitur

Sebagai pasangan lulusan interior desain, saya dan Bi selalu banyak mau kalau berhubungan dengan furnitur dan teman-temannya. Mau yang bagus tapi murah. Nah , berhubung lemari pakaian sebelumnya built-in , kami ga bisa bawa pindah ke rumah baru.    Huhuhu.. Padahal lemari di apartemen udah oke banget menurut kami berdua. Terpaksa harus beli atau bikin lagi. Masalahnya, rumah baru ini judulnya minjem orang tua, jadi nantinya kami harus pindah lagi. Singkat cerita kami memutuskan untuk bikin lemari aka drawer yang ga nempel dinding dan bisa dibawa pindah. Gak mau pesen ke tukang furnitur beneran karena pasti mahal. Awalnya Bi mau bikin furnitur dari nol. Cuma dia mau beli alat-alatnya dulu. Yang canggih-canggih ala workshop orang luar. Ya kapan jadinya itu lemari. Akhirnya Bi jadi lebih realistis dan memutuskan buat pesen aja di tukang furnitur jati belanda yang suka banyak di sekitar Cirendeu atau Ciputat. Furnitur jati belanda harganya lebih murah dari tukang furnitur ...

Gyeongbokgung Palace, Seoul, Korea

15 Juli 2016 Tidak seperti kemarin, hari ini kami tidak menyewa bus dan berencana untuk berkeliling kota Seoul menggunakan subway. Kami tidak membeli tiket subway khusus karena lebih murah beli biasa bila hanya satu hari. Mengikuti itinerary yang telah dibuat tempat pertama yang akan kami kunjungi adalah Gyeongbokgung Palace. Istana ini adalah yang terbesar dan (katanya) paling bagus dari lima komplek istana yang ada di kota Seoul.