Langsung ke konten utama

#2. Singapore Trip 2 - Pameran Lego di ArtScience Museum

(My Travel Series)
_____________
Sabtu, 19-01-2013
Singapore Trip 2
Day 2

Saya berniat melanjutkan cerita jalan-jalan ke Singapur dari kemarin-kemarin, tapi ada sesuatu hal yang lebih mendesak untuk diselesaikan, jadi baru bisa sekarang deh. Mending terlambat daripada ngga sama sekali kan.


***

Salah satu kunjungan berkesan dalam jalan-jalan kali ini adalah berkunjung ke ArtScience Museum. Kali pertama saya ke museum yang letaknya di Marina Bay Sands ini. Tidak seperti museum pada umumnya yang punya pameran permanen, pameran di ArtScience Museum berganti tiap jangka waktu tertentu. 


ArtScience Museum dari Lego

Ada tiga pameran yang tengah berlangsung saat saya datang: The Art of Brick, Fujian: The Blue Ocean Legacy, dan Outside In: A Magnum Photo Showcase. Harga tiketnya tergatung berapa pameran yang ingin dikunjungi. Saya membayar S$25 (sekitar 200 ribu rupiah) untuk pameran Art of Brick dan Fujians.

Karena pameran Fujian hari ini (28/02/13) berakhir dan kami tidak diperbolehkan memotret apapun, saya akan cerita tentang pameran lego-nya saja.

***

Sedikit gambaran saja, pameran Art of Brick ini merupakan karya seniman asal New York, Nathan Sawaya yang menggunakan lego sebagai media seninya. Walaupun saya kagum kenapa orang bisa bikin aneka bentuk pake lego sementara saya paling cuma bisa bikin rumah seadanya, tapi bukan itu yang saya suka dari pameran ini. Kesukaan saya adalah karena setiap karya dilengkapi filosofi yang mengena di hati. Kalau kata suami saya si karena saya labil jadi sukanya kata-kata penyemangat. Haha, banyak juga ah yang suka.

Ini beberapa karya yang saya suka dari pameran ini.

Karya paling terkenalnya. Cool ya.



Caption-caption-nya saya suka

Satu-satunya yang ada tempat untuk foto barengnya. 
Maluuu, karena banyak yang antri jadi pada ngeliatin. Haha

Dinosaurusnya mirip aslinya banget ya

Nah begitu kira-kira isi pamerannya. Seru kok bagi yang memang suka ke museum dan pameran. Makasi ya Sarah yang udah nganterin kita semua ke sini. 

Pulangnya, saya pengen ke Gardens By The Bay yang ga jauh dari situ, tapi karena hujan ga jadi deh. Huhuhu.
Di Depan ArtScience Museum. Hujaaan..


Moral 
- Bagi yang ingin berkunjung juga ke sini, pamerannya masih akan ada sampai tanggal 26 Mei 2013. 

- Untuk informasi cara ke sana, harga tiket, pameran apa yang sedang berlangsung, dan lain sebagainya silahkan liat di official website-nya di sini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perlukah Insisi Tongue Tie

Ru sudah bukan bayi lagi, tapi pengalaman menjadi ibu baru dan mengurus bayi sangat membekas bagi saya. Itulah mengapa sekali-kali saya bercerita cerita lampau di sini. Siapa tahu ada ibu baru yang mengalami hal serupa dan bisa belajar dari pengalaman saya. Salah satunya adalah tentang tongue tie , salah satu hal yang sempat ditanyakan beberapa teman saya paska melahirkan. Hampir tiga tahun lalu Ru lahir di Rumah Sakit Puri Cinere. Rumah sakit ini pro ASI. Setelah melahirkan, saya dan Ru tidak hanya dikunjungi oleh dokter kandungan dan dokter anak, tapi juga dokter laktasi. Dokter spesialis menyusui datang dan memeriksa apakah cara menyusu bayi sudah benar dan adakah masalah dalam menyusui. Juga mengajarkan posisi menyusui yang benar. Benar-benar membantu karena menyusui itu ternyata tidak semudah kelihatannya. Beberapa hari setelah Ru lahir puting payudara saya lecet (maaf agak vulgar). Menurut dokter laktasi, setelah memeriksa mulut Ru, hal itu disebabkan Ru mengalami tongue ti...

Cerita Melahirkan: Operasi Caesar Kedua

“Bu, lahir sekarang ya,” kata dokter kandungan saya dengan tenang. Jujur saya dan Bi kaget. Harusnya hari ini hanya kontrol rutin 37 minggu kehamilan. Mestinya sih kami tidak kaget-kaget amat. Sebulan terakhir bu dokter memang bilang ada kemungkinan harus segera dilahirkan kalau ketuban saya di bawah batas normal. Sebab cairan ketuban saya terbilang sedikit. Tapi kami yakin dan percaya itu tidak akan terjadi. Kan saya sudah minum 3 liter air tiap hari, minum air kelapa, dan Pocari Sweat seperti saran dokter. Saya juga sudah afirmasi positif bisa lahiran normal. Kenyataannya ga semua semua yang dipercaya jadi kenyataan. ( FYI saat itu indeks cairan ketuban ( Amniotic Fluid Index ) saya 8 padahal menurut dokter kandungan saya minimal 10. Seminggu sebelumnya masih 12.  Idealnya 15, kata bu dokter)

Chi Lin Nunnery dan Nan Lian Garden (HK Special, Part 5)

Minggu, 26-07-2015 Hong Kong Special Trip  Day 5 Hari terakhir di acara jalan-jalan kali ini. Huhu. Rencananya hari ini keluarga besar saya akan pergi ke Shenzhen untuk shopping dan melihat Window of the World. Saya izin untuk tidak ikut rombongan. Besok pagi kami sudah harus kembali ke Indonesia, sepertinya akan terlalu melelahkan untuk Ru (15 bulan). Akhirnya saya, Bi, dan Ru memutuskan untuk mengunjungi Chi Lin Nunnery dan Nan Lian Garden, yang letaknya berseberangan. Chi Lin Nunnery adalah kuil Budha bergaya Dinasti Tan yang awalnya dibangun pada 1934, dan dibangun ulang pada tahun 1990-an. Sementara Nan Lian Garden adalah taman bergaya klasik Cina yang juga dibuat bergaya Dinasti Tan.